Kegondrongan seorang anak balita niscaya akan mempertemukannya dengan produser iklan televisi. Kalimat tersebut bukan basa-basi. Coba Anda perhatikan aneka macam iklan TV yang memakai jasa anak-anak lelaki sebagai bintangnya, 99 persen rambutnya menutup telinga alias gondrong. Tentu saja ini tidak lazim karena mayoritas sekolah dasar dan taman kanak-kanak tidak membolehkan rambut yang terlalu panjang. Jadi jika ingin mengkapitalisasi bocah, biarkan rambutnya tumbuh subur sampai leher. Siapa tahu ada agensi iklan yang tertarik.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar